Headlines News :
"JIHAD Menegakkan TAUHID, Membela Sunnah RASUL ALLAH, Hancurkan SYIRIK, Musnahkan BID'AH, Terapkan SYARI'AT ALLAH, Berantas KEMUNGKARAN dan KEMAKSIATAN," Tegaknya AGAMA ini haruslah dengan Kitab (AL QUR'AN DAN SUNNAH) Sebagai Petunjuk dan Sebagai Penolong. Kitab menjelaskan apa-apa yang diperintahkan dan apa-apa yang dilarang ALLAH, Pedang atau Pena menolong dan membelanya ".(Nasehat Berharga Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah Rahimahumullah)

Widget by KaraokeBatak
Home » » Karena Gagal, Tipu Daya Apalagi Yang Akan Dilakukan Yahudi Rothschild?

Karena Gagal, Tipu Daya Apalagi Yang Akan Dilakukan Yahudi Rothschild?

Written By Dedi E Kusmayadi on 06 Mei, 2013 | Senin, Mei 06, 2013

Kisruh Bumi Plc untuk saat ini dimenangkan oleh Grup bakrie, sementara Nathaniel Rothschild yang menjadi lawannya hanya bisa melontarkan ketidakterimaan di media dengan berbagai pernyataan. Keputusan dalam rapat Dewan Direksi Bumi Plc pada tanggal 12 Desember 2012 kemarin, memutuskan untuk menolak dan tidak menindaklanjuti proposal yang ditawarkan Nat Rothschild. Proposal Nat dinilai oleh Dewan Direksi dapat merugikan para pemegang saham Bumi Plc yang lama, karena Nat mengundang para investor baru dalam penawarannya.

Media memberitakan, Komisaris Independen Bumi Plc menyatakan lebih tertarik dengan tawaran Indonesia. Maksud dari tawaran tersebut adalah proposal yang ditawarkan oleh Grup Bakrie mengenai rencana tukar guling saham. Inti dari proposal Grup Bakrie sendiri adalah mengambil kembali aset beberapa perusahaan tambang Indonesia yang pada sekitar dua tahun lalu disepakati menjadi berada dibawah Vallar Plc, yang kemudian berganti nama menjadi Bumi Plc.

Tapi seperti halnya ancaman Nat Rothschild ketika dipaksa mengundurkan diri dari jajaran direksi Bumi Plc, Nat mengancam akan tetap menyerang dari luar. Pangeran klan Yahudi terkaya dan berpengaruh diseantero Eropa ini takkan mau mengakui kekalahannya. Nat pun takkan berhenti untuk berusaha mengambil alih aset tambang Indonesia. Ketika kisruh Bumi Plc terjadi pun, seperti yang diberitakan media, Nat Rothschild dituduh mendalangi aksi perentasan terhadap para petinggi Bumi Plc dan Grup Bakrie. Pembobolan sistem informasi ini malah mungking telah berlangsung sebelum kisruh Bumi Plc terjadi. Oleh karena itu, menanggapi berbagai makar yang dilakukan Nat Rothschild, para petinggi Bumi Plc sepakat untuk mendesak Nat untuk keluar dari jajaran direksi Bumi Plc.

Pertanyaan paling mendasar yang patut dipertanyakan adalah, apalagi akal-akalan Yahudi Rothschild untuk menguasai tambang Indonesia?

Media baru-baru ini memberitakan akal-akalan Yahudi yang kembali dilancarkan oleh sang pangeran. Nathaniel Rothschild telah mengajukan proposal ke Bumi Plc beserta pemegang 23,8 persen saham Bumi Plc, yakni PT Borneo Lumbung Energi & Metal Tbk (BORN). Salah satu poin dalam proposal yang diajukan Nat tersebut adalah untuk melakukan penerbitan saham baru di Bumi PLC dan penjualan atas 23,8 persen saham Bumi Plc yang dimiliki oleh Borneo. Menurut data yang diperoleh, proposal tersebut telah dibahas oleh manajemen BORN.

Menanggapi tawaran tersebut, seperti yang diberitakan oleh media, emiten batu bara kokas BORN menyatakan menolak proposal dari Nat Rothschild. Media juga memberitakan bahwa Presiden Direktur BORN mengatakan telah menerima proposal dari salah satu pendiri Bumi Plc tersebut melalui penasihat keuangannya Morgan Stanley.

Presiden Direktur BORN, Alexander Ramlie telah mengeluarkan pernyataan untuk menolak proposal tawaran yang diajukan oleh Nat Rothschild tersebut. Ia juga menyakinkan bahwa penolakan tersebut menandakan tidak adanya diskusi lebih lanjut antara manajemen BORN dengan Nat Rothschild.

Dengan pemberitaan ini, maka kita dapat menyimpulkan bahwa akal-akalan Yahudi Rothschild kembali gagal untuk menguasai tambang Indonesia untuk kesekian kalinya.

Lantas, apalagi akal-akalan Yahudi Rothschild untuk menaklukan Bumi?
Share this article :

0 comments:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

 
PRA BENCANA KEDATANGAN DAJJAL • All Rights Reserved
    Twitter Facebook Google Plus Vimeo Videosmall Flickr YouTube