Headlines News :
"JIHAD Menegakkan TAUHID, Membela Sunnah RASUL ALLAH, Hancurkan SYIRIK, Musnahkan BID'AH, Terapkan SYARI'AT ALLAH, Berantas KEMUNGKARAN dan KEMAKSIATAN," Tegaknya AGAMA ini haruslah dengan Kitab (AL QUR'AN DAN SUNNAH) Sebagai Petunjuk dan Sebagai Penolong. Kitab menjelaskan apa-apa yang diperintahkan dan apa-apa yang dilarang ALLAH, Pedang atau Pena menolong dan membelanya ".(Nasehat Berharga Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah Rahimahumullah)

Widget by KaraokeBatak
Home » » Waspadai Adu Domba Rothschild Antara Prabowo dan Bakrie

Waspadai Adu Domba Rothschild Antara Prabowo dan Bakrie

Written By Dedi E Kusmayadi on 06 Mei, 2013 | Senin, Mei 06, 2013

Belakangan media cukup ramai memberitakan tentang kabar berbagai pernyataan yang dilontarkan oleh Nathaniel Rothschild kepada Bumi Plc. Media menyebutkan bahwa pengusaha Yahudi Eropa ini, menginginkan agar Bumi Plc merombak hampir seluruh jajaran direksinya. Hal ini terkait dengan kisruh Bumi Plc, perselisihan antara Nat Rothschild dan Grup Bakrie.

Menanggapi usulan tersebut, Bumi Plc akan mengadakan rapat pemegang saham Februari mendatang. Salah satu agenda utamanya adalah perombakan direksi. Nat Rothschild mengirimkan tawaran kepada direksi dan komisaris untuk menurunkan 12 anggota direksi dari total yang ada saat ini 14 direksi.

Pertemuan pemegang saham ini akan memberikan pilihan yang jelas bagi para pemegang saham dan anggota dewan dalam rencana pemisahan bisnis dengan Grup Bakrie. Pertemuan ini sudah disepakati oleh para direktur independen, Nat Rothschild beserta koleganya, kata von Schirnding dalam keterangan tertulis yang dikutip Bloomberg, Selasa (8/1/2013). CEO Nick von Schirnding dan Komisaris Utama Samin Tan, adalah beberapa direksi Bumi Plc yang diinginkan Rothschild untuk lengser. Sebagai gantinya, mantan bos Leighton Holdings Ltd. (LEI) Wallace King diusulkan sebagai komisaris utama oleh Rothschild. Rothschild juga mengusulkan dirinya kembali menjadi direktur eksekutif, dan Brock Gill ia usulkan menjadi CEO.

Selain itu Nat Rothschild juga mengusulkan mantan anggota parlemen Inggris, Roger Davis, dan menteri hukum Inggris, Jonathan Djanogly. Satu nama lain yang diusulkan Nat adalah Richard Gozney, yang sebelumnya pernah menjabat sebagai duta besar Inggris untuk Indonesia.

Dari semua yang diusulkan Nat, terdapat satu nama yang menarik dalam usulan pengganti jajaran direksi Bumi Plc. Nat menominasikan Hashim Djojohadikusumo, adik kandung kandidat bakal calon presiden RI Prabowo Subianto, menjadi salah satu direktur.

Ada kepentingan apa Nat mengusulkan Hashim sebagai salah satu direktur Bumi Plc?
Apakah Nat Rothschild berusaha mengadu domba keluarga Prabowo dengan keluarga Bakrie lewat perekrutan Hashim?

Kisruh Bumi Plc, Bakrie VS Rothschild

Pada tahun 2011, kongsi Grup Bakrie dan Nat Rothschild mendirikan Vallar Plc, yang kemudian berganti nama menjadi Bumi Plc, dengan total nilai investasi sekitar US$ 3 miliar (Rp 28,5 triliun). Singkat cerita, tak lama setelah perusahaan tersebut listing di bursa London, hubungan keduanya mulai memanas.

Menurut kabar yang beredar, Nat Rothschild berniat mengambil alih Bumi Plc dengan cara menjatuhkan harga sahamnya melalui kabar miring seputar Grup Bakrie, yang dihembuskan oleh whistleblower. Cara licik yang dilakukan pangeran Yahudi ini bertujuan agar saham Bumi Plc anjlok, kemudian Rothschild akan memborongnya di harga murah.

Nat mengawali makarnya dengan menuduh anak usaha Bumi Plc di Indonesia, PT Bumi Resources Tbk (BUMI), telah melakukan penggelapan dana.

Berdasarkan tunduhan penggelapan dana tersebut, Nat pun meminta agar laporan keuangan BUMI dan BRAU untuk diaudit investigasi. Audit investigasi pun dilakukan, akan tetapi direksi dan komisaris Bumi Plc tidak mendukung upaya Nat, dan mendesaknya untuk mundur. Nat pun mengundurkan diri dan membuat alibi di media tentang sebab pengunduran dirinya. Nat memutarbalikan fakta denga menuduh para direksi dan komisaris Bumi Plc tidak dapat dipercaya dan terhasut oleh pihak Grup Bakrie.

Grup Bakrie yang menyadari niat buruk Rothschild untuk menguasai aset tambang Indonesia, dengan cara licik pun menyerang balik. Niat tersebut diawali Grup Bakrie dengan cara menarik satu-persatu personelnya dari jajaran direksi dan komisaris Bumi Plc. Indra Bakrie dan Ari Hudaya yang pertama mundur dari Bumi Plc, dan kemudia disusul oleh Chief Executive Officer (CEO) Bumi Plc, Nalin Rathod.

Serangan utama Grup Bakrie untuk mempertahankan aset tambang Indonesia adalah dengan mengajukan proposal untuk melepas hubungan dengan Bumi Plc melalui pembelian kembali saham-saham yang dipegang Bumi Plc di aset-asetnya di Indonesia senilai US$ 1,2 miliar.

Realisasi rencana tersebut melalui pembelian kembali 29% saham BUMI dan juga kepemilikan 85% saham BRAU, yang keduanya merupakan anak usaha Bumi Plc. Rencana pembelian tersebut akan dilakukan secara bertahap, dengan masing-masing bernilai US$ 278 juta dan US$ 950 juta.

Menanggapi proposal Grup Bakrie, Nat Rothschild, yang sangat ingin menguasai Bumi Plc menyerang balik proposal tersebut dengan proposal tandingan. Nat Rothschild berani membayar US$ 270 juta (Rp 2,5 triliun) kepada Bumi Plc, melalui NR Investments jika dewan komisarisnya berani memutus hubungan dengan Grup Bakrie dan Samin Tan.

Dewan direksi Bumi Plc pun merespon kedua proposal dari para pemegang saham mayoritasnya dengan mengadakan rapat pertemuan dewan direksi. Hasil rapat tersebut memutuskan untuk tidak bisa merespons tawaran Rothschild yang dinilai dapat merugikan para pemegang saham yang lama. Sedangkan Komisaris Bumi Plc menyatakan lebih tertarik untuk melanjutkan pembahasan proposal Grup Bakrie, yang disebut tawaran Indonesia.

Waspadai Adu Domba Rothschild Antara Prabowo dan Bakrie

Kemenangan Grup Bakrie atas Nat Rothschild melalui tawaran Indonesia, tidak membuat Nat berhenti melanjutkan makarnya. Seperti yang dikabarkan media, Nat mencoba memecah belah pengusaha Indonesia dengan usahanya mengadu domba Grup Bakrie dengan Prabowo.

Sebelumnya Nat pun sempat berusaha mengadu domba Grup Bakrie dan Samin Tan dengan berbagai cara licik. Penyadapan jaringan komunikasi dan pembajakan komputer para petinggi Grup Bakrie dan Samin Tan, pun pernah terjadi. Media memberitakan, berdasarkan laporan investigasi berbagai pihak ahli, cyber crime tersebut kemungkinan besar didalangi oleh Nat Rothschild.

Berdasarkan napak tilas berbagai makar yang dilakukan Nat Rothschild untuk menguasai aset tambang Indonesia, ia belum akan berhenti. Pertanyaannya, apalagi rencana busuk yang akan ia lakukan untuk mewujudkan niatnya? Dari sejarah Illuminati Dinasti Rothschild tak segan-segan memakai cara-cara licik untuk menguasai aset suatu bangsa untuk mewujudkan "NEW WORLD ORDER".(BACA DISINI)
___________________
Sumber:
Usir Grup Bakrie, Rothschild Ajak Adik Prabowo Jadi Direksi Bumi
Niat Rothschild Rombak Bumi
Demi Rebut Tambang Grup Bakrie, Rothschild Rela Mundur Dari Barrick Gold
Rothschild Desak Samin Tan Mundur dari Bumi Plc
Bumi Plc pastikan menolak proposal Rothschild
Bakrie Keukeuh Rotchschild Bajak Emailnya

Share this article :

0 comments:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

 
PRA BENCANA KEDATANGAN DAJJAL • All Rights Reserved
    Twitter Facebook Google Plus Vimeo Videosmall Flickr YouTube